0

 

welcome home angels




Selamat Datang - YM Muhammad Abdul Rachman        Kidung Eden

 


Milis Salamullah-Info

Home
Wahyu Tuhan untuk Pemerintah Indonesia
Tuesday, 21 October 2008

Dalam rangka menyampaikan Ketetapan Tuhan atas kaum Eden kepada publik, Tuhan kembali menurunkan Wahyu-Nya yang termaktub di dalam Risalah Ruhul Kudus terbaru: 'Wahyu Tuhan untuk Pemerintah Indonesia.' Demikian isi Wahyu Tuhan yang diturunkan-Nya pada tanggal 21 Oktober 2008.

 

Wahyu Tuhan untuk Pemerintah Indonesia

 

Atas Nama Tuhan Yang Maha Kuasa dan Maha Ajaib


Dan inilah Wahyu Tuhan yang diturunkan-Nya pada hari Selasa, 21 Oktober 2008, Pukul 10.15 WIB

Wahyu Tuhan:
“Kami akan segera mempertunjukkan keajaiban-keajaiban terbaru yang maha muskil. Dan untuk itu, Aku menitahkan para Rasul Eden menjalani Ibadah Kedap, yaitu mengisolir diri dan tirakat menyatukan ruh dan jiwa mereka dengan Kami tanpa mengikuti berita apa pun dari media massa elektronik maupun media cetak. Demikianpun termasuk pemberitaan dari masyarakat sepenuhnya. Kularang mereka berkomunikasi keluar dan menerima komunikasi dari luar, termasuk dari keluarga dan kerabat mereka semua."


Risalah selengkapnya dapat dibaca di sini.

 

 
Pengumuman Komunitas Eden
Tuesday, 21 October 2008

Maha Suci Tuhan atas segala Rencana dan Kehendak-Nya atas takdir ini. Pada hari ini, Selasa , 21 Oktober 2008, telah turun sebuah ketetapan yang disampaikan berupa pengumuman dan telah disebarkan melalui milis dan SMS kepada sahabat-sahabat Eden. Demikian Pengumuman Komunitas Eden:

 

Pengumuman Komunitas Eden

Sejak hari Rabu, tanggal 22 Oktober 2008, Komunitas Eden sedang menjalani ‘Ibadah Kedap’, yaitu ibadah mengisolir diri demi menyatukan ruh dan jiwa dengan Tuhan dan Ruhul Kudus. Tak berkomunikasi dengan pihak luar melalui telepon, SMS, email dan internet, tak menyaksikan dan mendengarkan berita baik berupa bacaan maupun siaran TV dan radio.
Ibadah Kedap Eden belum ditetapkan lama jangka waktunya sampai waktu yang ditetapkan Tuhan. Mohon dimaklumi dan maaf bila tak bisa memberi jawaban dan komunikasi.
Sekian dan terima kasih.

 

 

 
Wahyu Tuhan kepada Pemerintah Indonesia
Tuesday, 21 October 2008

Menanggapi resesi global yang sedang terjadi saat ini, Tuhan kembali menurunkan Wahyu dan Petunjuk-Nya yang tercantum di dalam Risalah Ruhul Kudus yang ditujukan kepada Pemerintah Indonesia. Risalah Ruhul  yang turun pada tanggal 13 Oktober 2008 itu telah dicetak dan disebarkan oleh kaum Eden kepada Presiden Republik Indonesia, Menteri Keuangan, Direktur Bursa Efek Indonesia, Kapolri, Kapolda Metro Jaya, segenap aparat pemerintah dan media massa.

Demikian isi Risalah Ruhul Kudus 'Wahyu Tuhan untuk Pemerintah Indonesia'

 

Wahyu Tuhan kepada Pemerintah Indonesia

 

Atas Nama Tuhan Yang Maha Mengadili dan Maha Pengampun



Inilah Ketetapan Tuhan yang diturunkan-Nya pada tanggal 13 Oktober 2008, pukul 09.15 WIB

Wahyu Tuhan:
“Pengadilan-Ku sedang Kuterapkan. Sejalan dengan resesi dunia yang sedang melanda pada saat ini, Kusebutkan itu sebagai Hari Penghakiman-Ku untuk seluruh bangsa-bangsa dan seluruh umat manusia di dunia. Dan Aku mengasihi seluruh umat manusia dan seluruh bangsa, melainkan Indonesia dan Amerika-lah yang sedang Kuhakimi secara khusus. Itu disebabkan kekualatan bangsa Indonesia terhadap Eden. Dan tiadalah Aku menghakimi bangsa Amerika melainkan bila bukan karena Amerika terlalu sering memaksakan kehendaknya terhadap bangsa-bangsa lain di dunia ini, dan karena dia merasa dirinya sebagai penguasa dunia. Ketamakan dan kesombongannyalah yang menjadikan ia Kuhinakan. Menjadilah Amerika ujung mata rantai kesalahan yang menyebabkan krisis keuangan global. Itulah kehinaan yang Kuciptakan baginya."

Risalah selengkapnya dapat dibaca di sini.

 
Ketauladanan Nabi Muhammad yang Ditunjukkan Tuhan Saat Idul Fitri Tahun Ini
Wednesday, 01 October 2008
Hari Raya Lebaran atau Idul Fitri yang dirayakan oleh umat Islam di Indonesia pada tanggal 1 Oktober 2008 ini menjadi sebuah momen bersejarah dimana Ruhul Kudus membakukan sebuah pengajaran atas
ketauladanan berupa kesucian mutlak dan keikhlasan mutlak disampaikan oleh Yang Mulia Muhammad Abdul Rachman Eden (YM), yang disebutkan Ruhul Kudus sebagai reinkarnasi Nabi Muhammad. Walau berada di dalam penjara dan membutuhkan dana demi menyediakan makanan yang suci (yang disediakan oleh kaum Eden sendiri) setiap harinya, YM mengikhlaskan sebagian dari warisannya untuk melunasi hutang Wowiek Prasantyo terhadap keluarga YM. Adapun Wowiek adalah mantan pengikut Salamullah (sebutan sebelum Eden) yang pernah mengumpulkan uang dari jamaah Salamullah untuk dijadikannya sebagai modal usaha, yang tidak berhasil karena kebangkrutan yang dialaminya. Dan YM sempat membujuk keluarganya untuk turut menginvestasikan uangnya pada bisnis yang akan dijalankan oleh Wowiek. Uang itulah yang menjadi hutang dari Wowiek terhadap keluarga YM.
Lanjutan...
 
Empat Niat Ketawakalan Berbalas dengan Empat Kebahagiaan
Monday, 22 September 2008
Demi menepati sumpah kami kepada Tuhan, kini sudah tidak ada satu kaum Eden yang berada di dalam Dewan Kerasulan Kerajaan Eden yang bekerja. Para pengikut Eden yang masih bekerja karena memiliki tanggung jawab pekerjaan dan hutang, tidak diperkenankan untuk bergabung dengan Dewan Kerasulan Kerajaan Eden sampai segala urusan tersebut telah diselesaikan dengan tuntas. Dan telah lebih dari dua minggu kaum Eden hidup di dalam keduafaannya, dengan ketiadaan penghasilan dan sumber dana dari mana pun sebagaimana itulah yang dikehendaki Tuhan atas kami demi ketotalan kepasrahan dan ketawakalan kami yang percaya atas Pengayoman dan Perlindungan-Nya atas Eden, sebagaimana itulah yang telah kami rasakan selama ini.

Lanjutan...
 
Menanti Kebulatan Tekad Teman-teman demi Sempurnanya Persyaratan Tuhan untuk Kerajaan Eden
Monday, 25 August 2008
Kesedihan masih terasa semenjak turunnya Perintah Tuhan yang memerintahkan agar teman-teman yang tidak memenuhi Jadwal Tuhan untuk menginap di Eden selama proses pengerjaan risalah terbaru tidak usah kembali ke Eden. Mereka dianggap telah mencemari sumpahnya sendiri dan biarlah Kerajaan Eden dilanjutkan oleh mereka-mereka yang tertinggal.

Namun hari ini (26/8), Tuhan melalui Ruhul Kudus memberikan sebuah petunjuk baru kepada teman-teman yang saat ini harus berada di luar,
Lanjutan...
 
Hari yang Dinubuahkan Itu Pun Tiba...
Sunday, 24 August 2008
Suatu ketika, Ruhul Kudus pernah menyampaikan kepada kami dalam sapaannya bahwa Takdir Tuhan yang dibawanya di akhir zaman ini, yaitu membawa turun Kerajaan Tuhan, Surga Eden dan Mahkamah Pengadilan-Nya, tidak membutuhkan jumlah pengikut yang banyak. Ruhul Kudus dengan tegas menyatakan bahwa walaupun hanya tertinggal Bunda Lia Eden sekalipun, Takdir Tuhan ini akan tetap mendunia sebagaimana Kehendak-Nya. Karena yang terpenting bagi Tuhan dan Ruhul Kudus adalah kesucian mutlak yang dapat diraih oleh kaum Eden sebagai syarat utama untuk menurunkan Wahyu-wahyu-Nya kembali di akhir zaman ini.

Lanjutan...
 
Sedang dalam Masa Perkabungan
Wednesday, 25 June 2008

Hari ini (22/6), Ruhul Kudus memerintahkan Komunitas Eden untuk berkumpul dan menginap di Mahoni selama sebulan. Tidak hanya berkumpul dan menginap, Ruhul Kudus memerintahkan kami untuk mengenakan kain hitam sebagai tanda perkabungan untuk bangsa. Ada apakah gerangan?

 

Lanjutan...
 
Menyampaikan Ajaran Tuhan dengan Keindahan Rangkaian Bunga
Saturday, 16 February 2008
Sudah menyempatkan diri melihat Galeri Bunga-bunga Eden yang terdapat di situs www.le2-34.777.info ? Galeri itu berisi karya-karya Bunda Lia Eden yang dituntunkan Ruhul Kudus, dimana di dalamnya terdapat makna-makna yang tersirat yaitu ajaran-ajaran kebenaran yang termutakhir dari Tuhan.

Lanjutan...
 
Sebuah Kisah di Balik Meninggalnya Soeharto : Hutang Komunitas Eden yang Sudah Terlunasi
Saturday, 02 February 2008
Suatu ketika di tahun 1998, Sobary datang ke tempat kegiatan Salamullah di Jalan Mahoni No. 30 untuk menyampaikan keinginannya berpuasa secara terus-menerus sampai jatuhnya Soeharto yang saat itu masih menjadi presiden di Indonesia. Padahal saat itu, tidak ada tanda-tanda bahwa Soeharto akan lengser. Maka puasa yang diniatkan oleh Sobary itu bisa menjadi puasa yang tak ada habisnya.

Lanjutan...
 
Salam Eden: Minggu ke-1 Februari 2008
Friday, 01 February 2008

Salam Eden, teman-teman yang terkasih.

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Baik, yang telah memberikan segala kemudahan dan kelapangan sehingga Mingguan Salam Eden edisi ke-86 ini dapat diterbitkan. Semoga dapat memberikan kebahagiaan tersendiri bagi teman-teman sekalian. 

Dalam minggu ini, tidak ada Wahyu Tuhan atau sabda Ruhul Kudus yang turun secara resmi di dalam sebuah majelis atau sapaan, karena pada minggu yang lalu, tidak diselenggarakan acara Majelis Kerasulan yang diganti dengan acara menyaksikan berbagai rangkaian bunga Paduka Bunda yang dirangkai dengan kata-kata yang penuh makna dalam sebuah video klip. Dan acara hari Sabtu yang lalu pun dilanjutkan dengan pelajaran merangkai bunga.

Lanjutan...
 
Merangkai Bunga sebagai Media Pengajaran Spiritual
Saturday, 26 January 2008

Hari Sabtu ini (26/1), tidak diselenggarakan Majelis Kerasulan sebagaimana biasa karena Ruhul Kudus mengisi acara hari ini dengan pelajaran merangkai bunga. Karena dalam seminggu terakhir ini, Bunda Lia Eden merangkai berbagai macam rangkaian bunga yang kemudian didokumentasi dengan kamera foto dan video, kemudian Ruhul Kudus menuntunkan pengajaran melalui kata-kata yang penuh makna dari rangkaian-rangkaian tersebut.

 

Lanjutan...
 
Salam Eden: Minggu ke-4 Januari 2008
Friday, 25 January 2008

Salam Eden, teman-teman yang terkasih.

Puji syukur kepada Tuhan yang telah memberikan segala kemudahan sehingga Mingguan Salam Eden edisi ke-85 dapat diterbitkan. Semoga berbagai hal yang termuat di dalamnya dapat memberikan kebahagiaan tersendiri bagi teman-teman sekalian.

Minggu ini, kegiatan Komunitas Eden terfokus pada aktivitas perangkaian bunga, pemotretan, pengambilan gambar, pengeditan foto dan pembuatan video klip. Berbagai rangkaian bunga karya Paduka Bunda didokumentasikan dengan kamera foto dan video yang rencananya akan menjadi bagian dari ilustrasi buku ‘Bunga dari Penjara’ yang sebagian naskahnya telah ditulis pada saat Paduka Bunda berada di dalam penjara.

Lanjutan...
 
Waspada terhadap Ujian-ujian Ruhul Kudus yang Muskil
Saturday, 19 January 2008

Pada Majelis Kerasulan hari Sabtu ini (19/1), kembali Ruhul Kudus menggelar prosesi pensucian bagi Bunda Lia Eden dan Komunitas Eden berkaitan dengan mahkota yang telah ditatahkan dua belas bintang yang kini telah dikenakan oleh Bunda Lia Eden. Maka digelarlah pensucian dengan membakar ubun-ubun Bunda Lia Eden dan kaum Eden sebanyak tujuh kali.

 

Lanjutan...
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 Next > End >>

Results 1 - 18 of 92
Eden Terbaru

         Terbaru!!   

    Puisi
    Diari
    Refleksi
    Artikel
    Cerita
    Persepsi
    Hikmah
    Quote
    Berita Eden